Pemulangan Tiga ABK di Fiji, GPS: Terima Kasih KBRI Suva

Pemulangan Tiga ABK di Fiji, GPS: Terima Kasih KBRI Suva

Gerakan Pelaut Sosmed (GPS) berhasil membantu proses pemulangan tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Pelaut Perikanan atau Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di atas kapal FV. Sunshine, yang kesulitan untuk pulang ke Tanah Air karena alasan pandemi Covid-19, di Suva, Fiji pada 31 Agustus 2020.

Menurut keterangan dari salah satu Tim GPS, Arik Efendi/@Erix Extada, ketiga ABK tersebut berinisial M, AS, da H, yang telah direkrut dan diberangkatkan oleh PT. MPS dan PT. JJS pada 14 Juli 2018 dan berakhir kontraknya pada Juli 2020.

“Kata salah satu ABK, mereka ini oleh Agen di Taiwan sebenarnya disuruh untuk kerja lagi (perpanjang kontrak), tetapi kondisi para ABK tidak memungkinkan untuk lanjut bekerja karena sakit dan kurangnya istirahat dalam pekerjaannya,” kata Arik.

Kemudian, lanjut Arik, terhadap laporan tersebut GPS membangun komunikasi dengan pihak KBRI di Suva dan melaporkan aduan tersebut agar KBRI dapat membantu kepulangan para ABK ke Tanah Air.

“Selain komunikasi dengan KBRI Suva, kami (GPS) juga koordinasi dengan pihak perusahaan di Indonesia dan Agen di Taiwan guna mencari solusi terbaik terhadap para ABK di situasi pandemi Covid-19 ini, agar para ABK dapat segera dipulangkan,” terangnya.

Lebih lanjut, GPS menerangkan bahwa pada tanggal 4 September 2020 Agen di Taiwan sepakat untuk para ABK ditampung dulu di salah satu tempat di kantor pelabuhan di Fiji sambil menunggu adanya jadwal penerbangan buka, karena kapal tempat para ABK bekerja sudah harus kembali berlayar untuk beroperasi menangkap ikan.

“Alhamdulillah, tanggal 17 September 2020, dua ABK akhirnya dapat dipulangkan ke Tanah Air, sedangkan satu ABK gagal pulang karena soal teknis dan akan dipulangkan di penerbangan selanjutnya,” ungkap Arik.

Ketika ditanya soal hak-hak para ABK, Arik menyampaikan bahwa itu (sebagian hak) kata para ABK sudah dibayarkan oleh perusahaan, hanya tinggal sisa gaji dua bulan dan uang jaminan USD 900 yang akan para ABK terima setelah sampai di Tanah Air sekaligus dengan pengambilan berkas para ABK yang masih ada di kantor perusahaan masing-masing.

“Tim GPS atas kejadian ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses kepulangan para ABK, baik KBRI Suva, perusahaan-perusahaan di Indonesia, dan Agen di Taiwan. Semoga sesampainya di Tanah Air, hak sisa gaji para ABK, uang jaminan dan dokumen dapat diberikan,” pungkas Arik.

Sumber: http://www.liputanbmi.com/baca/3956/koordinasi-dengan-kbri-suva-gps-berhasil-memulangkan-tiga-abk-di-fiji

Tinggalkan Balasan